Wednesday, June 20

Pakaian Yang Terbuat Dari Wine

Share on :

Para Ilmuwan di Australia memperlihatkan koleksi pakaian yang terbuat dari minuman wine merah,14/06 lalu. Sekelompok peneliti dari Universitas of Western Australia ini membuat pakaian dengan cara menambahkan beberapa bakteri ke dalam wine agar menghasilkan subtansi yang menyerupai katun. Bakteri yang digunakan adalah acetobacter. Dengan demikian jaringan serat tumbuh dengan sendirinya, para peneliti kemudian membentuknya menjadi sebuah busana tanpa harus menjahitnya terlebih dahulu.



Acetobacter yang ditambahkan menjadikan wine tersebut berfermentasi menjadi cuka dan kemudian akan membentuk sebuah jaringan yang menyerupai kulit. Untuk membentuknya menjadi sebuah pakaian, mereka menggunakan manekin sebagai dummy untuk membentuk setiap bentuk dan lekukan yang diperlukan. Setelah itu jaringan tersebut dibiarkan mengering, walaupun jaringan tersebut sangat sensitif (mudah sobek).

Sejauh ini, mereka telah menjadikan serat hasil fermentasi wine menjadi ragam busana seperti kaus dan pakaian renang, hingga saat ini pun mereka masih mencari cara untuk memperkuat jaringan serat tersebut. Garry Cass, kepala peneliti, bahkan mengajak seniman Donna Franklin untuk merancang pakaian wanita. Garry meyakini, bahwa materila yang ia namakan ‘micro be’, bisa menjadi bahan alternatif pengganti kain seandainya ia bisa membuatnya menjadi lebih kuat.(**)


Sumber

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...