Friday, June 22

Lima Macam Serangga Sosial

Share on :

Serangga disebut juga dengan insekta adalah binatang yang memiliki ruas-ruas dalam tubuhnya atau kelompok arthropoda yang bertungkai tiga pasang atau enam. Lebih dari 800.000 spesies serangga sudah ditemukan tetapi blogger di sini hanya akan membahas lima spesies saja yaitu lima macam serangga sosial. Mereka bahu membahu hidup dalam sebuah koloni bekerja sama membangun sarang dengan memiliki peran masing-masing.


Yang dimaksud sosial di sini layaknya kehidupan manusia dalam sebuah negara yaitu ada Raja/presiden (pemimpin) ada pekerja atau pegawai ada juga tentara. Hanya bedanya mereka atau serangga tidak pernah saling berebut kekuasaan untuk menjadi pemimpin seperti manusia sehingga manusia harus berpolitik seperti yang sudah dibahas dalam kejamnya dunia politik.

Berikut adalah lima macam serangga sosial

1.


Rayap merupakan salah satu serangga sosial mereka hidup dalam sebuah koloni dari mulai koloni kecil sampai besar mereka membangun sendiri sarang secara bersama. Di alam dalam ekosistem darat memiliki peranan penting sebagai pengurai sisa-sisa bahan organik yang berbahan karbon misalnya kayu-kayu kering. Sehingga menurut versi manusia rayap merupakan salah satu hama yang banyak merugikan karena sering memakan kayu yang sudah jadi bahan bangunan.

Rayap memiliki kasta-kasta yang sangat lengkap mulai dari Ratu, pejantan, pekerja dan rayap penjaga. Pada saat awal musim hujan sebagian dari rayap akan memiliki sayap sehingga mereka berbondong-bondong keluar dari sarang yang ada di bawah tanah untuk terbang keluar yang dinamakan dengan laron seperti yang sudah dibahas dalam fenomena fakta seputar laron dan rayap di awal musim hujan. Mereka yang selamat akan jadi ratu dan raja membentuk koloni baru dengan rencana masa depan di tempat yang baru sebagai kelanjutan dari spesies mereka

2. Semut


Semut termasuk ke dalam ordo Himenoptera bersama sama dengan tawon dan lebah . Memiliki puluhan ribu spesies pada umumnya semut merupakan serangga sosial yang hidup dalam koloni-koloni besar dengan sarang yang teratur tiap koloni memiliki ribuan ekor. Mereka memiliki strata sosial atau kasta yang mirip dengan rayap walau tidak memiliki kekerabatan dekat dengan rayap jadi dalam satu koloni memiliki ratu, semut jantan, semut pekerja dan penjaga sarang.

3. Lebah madu


Lebah dikenal dengan cara hidupnya yang berkelompok atau koloni lebah bisa hidup di semua jenis iklim yang ada di dunia kecuali di iklim kutub. Lebah hidup dalam koloni membentuk truktur sosial yang sangat teratur terdiri dari lebah ratu berjenis kelamin betina penghasil telur, lebah jantan yang jumlahnya ratusan serta lebah pekerja yang merangkap penjaga yang bertugas mencari makanan yang terdiri dari nektar serta bertugas merawat anak-anak lebah. Lebah pekerja juga terbagi dua macam tugas yaitu pertama yang mencari nektar untuk kemudian dikumpulkan menjadi madu sebagai persediaan makan semua penghuni koloni dan yang kedua yang merawat ratu, telur dan larva.

Dalam ekosistem lebah sangat penting sebagai perantara penyerbukan atau pembuahan dari bunga jantan dan betina di samping kupu-kupu. Lebah sudah banyak di budi dayakan karena menghasilkan madu yang dikumpulkan di sarang sebagai persediaan koloni lebah, hasil sampingan yang lain adalah royal jeli sarang lebah yang biasa disebut dengan lilin.

Sengatan lebah yang berasal dari ekor lebah betina yang berfungsi untuk menyerang musuh lebah yang akan mengganggu sarang sudah bisa dimanfaatkan sebagai pengobatan alternatif sengat lebah. Misalnya untuk mengobati struk dan rematik.

4. Tawon sosial


Tawon memiliki ordo sama dengan lebah dan semut sebagian tawon hidup soliter atau penyendiri sebagian lagi ada yang hidup sebagai serangga sosial.

Tawon soliter adalah sebagai parasit untuk serangga lain tawon jenis ini memakan, nektar, tumbuh -tumbuhan atau herbivora untuk tawon dewasa tapi tawon yang masih larva memakan daging sehingga hidup sebagai parasit pada inang yang ditempeli telur oleh tawon dewasa. Tawon sosial hidup dalam sebuah koloni yang terdiri dari ratu, tawon jantan, serta tawon betina. Beberapa tawon soliter yang hidup di hutan dikenal karena sangat agresif dalam hal mempertahankan sarangnya.

Jadi bila ada mahluk hidup lain yang mendekati sarangnya mereka tidak segan segan akan menyerang dengan menggunakan sengat yang sangat beracun. Untuk tawon soliter sengat digunakan pula untuk melumpuhkan mangsa. Sudah tercatat di seluruh dunia ada 75.000 spesies tawon

5. Lebah Pembunuh (killer bees)


Lebah pembunuh adalah hasi perkawinan silang antara lebah Eropa dengan lebah afrikanisasi adalah lebah yang sangat agresif dalam menyerang serta menyengat mahluk lain yang dianggapnya akan membahayakan sarang dari koloni mereka. Disebut lebah pembunuh karena bila menyengat mereka akan mengerubuti lawan keroyokan gitu semacam tawuran sampai lawan tak berdaya dan tidak sedikit korban nyawa pada manusia. Lebah hasi persilangan dari lebah Afrika dan Eropa ini Habitat asal Brazi karena tidak disengaja terlepas di Brazil dan sudah menyebar ke Amerika tengah dan utara . Lebah pembunuh mempunyai tingkat produktifitas dalam menghasilkan madu paling tinggi dari semua jenis lebah. Warna tubuh gelap dibanding dengan lebah madu biasa yang lebih jinak tubuhnya lebih besar dibanding lebah madu.

Di indonesia lebah madu yang agresif seperti ini hidup di hutan hutan tropis sehingga sering disebut lebah hutan sangat poroduktif` menghasilkan madu tapi karena liar dan agresifnya belum bisa di budidayakan. Yang dikenal dengan nama tawon odeng (sunda),muanyi(Kalimantan) tawon gong (jawa) labah gadang(sumatra barat) warnanya lebih gelap. Tapi perbedaannya bila mereka meyerang pengganggu sarang hanya akan mengirim beberapa lebah penjaga saja untuk menghalau pendatang tidak seperti lebah pembunuh yang akan menyerang sebanyak ribuan ekor hampir semua isi koloni menyerang semua.

Jadi Itulah lima jenis serangga sosial yang berhasil blogger kumpulkan dari berbagai sumber ya ada jenis lebah pembunuh sobat. Jadi bukan hanya buaya yang membunuh ya lebah juga ada yang membunuh tapi bedanya kalau buaya membunuh untuk makan kecuali buaya darat. Hehee. Lebah membunuh sebagai cara pembelaan terhadap koloni .

Hal lain yang perlu jadi bahan contoh dan renungan adalah bahwa dalam masyarakan sosial serangga tidak ada peran sebagai hakim, jaksa termasuk KPK ya? karena dalam koloni serangga baik rayap atau lebah tidak ada pemimpin atau pejabat koloni yang korupsi seperti dalam koloni manusia sudah gitu korupsinya bisa menular lagi.

Ehh satu lagi sobat tuh yang namanya lebah atau tawon tidak ada tawon yang tawuran sesama tawon lagi beda halnya dengan manusia ya seperti yang sudah dibahas dalam semangat sumpah pemuda


sumber

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...