Friday, June 22

Everlasting Wife Part 8 (Ending)

Everlasting Wife
TITTLE: Everlasting Wife
CAST: Yuri, Yunho, Go Ah Ra
OTHER: Jessica - Heechul – Kim Tae Woo –Nickhun-Hyoyeon
***
AhRa POV
“Nona AhRa anda dihukum selama 15 tahun atas tuduhan pembunuhan berencana. Palu hakim telah dibunyikan menandakan vonis telah resmi diberikan. Aku pasrah menerima hukuman ini. Aku baru menyadari kesalahanku setelah satu orang tak bersalah yang telah kuhancurkan hidupnya terbunuh. KIni aku menyadari semua kekeliruanku tentang apa itu cinta, bukan cinta yang hanya dirasakan sepihak atau cinta yang telah membutakan mataku. Tetapi cinta tulus dari hati dua insan manusia yang berhati baik. Bukan manusia sepertiku yang hanya bisa menggunakan segala cara untuk mendapatkan segala keinginanku bahkan sampai membuat nyawamu melayang Kwon Yuri ah bukan kau akan selamanya tetap menjadi Nyonya Jung Yuri
Flasback
Beberapa bulan semenjak pernikahan kami, Yunho masih belum mengnggapku sebagai istrinya. Bhkan walau raganya telah aku miliki seutuhnya, hatinya masih dimuliki oleh Yuri. Hingga akhirnya aku muak dan menyusun sebuah rencana agar aku bisa memiliki hari Yunho sepenuhnya. Dengan sebuah tipu daya aku berhasil membuat Yunho sedikit menjadi perhatian kepadaku karma aku mengandung anaknya. Hingga akhirnya aku pergi ke Paris bersama ke2 Orang tua Yunho. Karena ada suatu kecelakaan aku mengalami keuguran. Hal ini tidak diketahui siapapun. Hingga akhirnya aku kembali ke Korea. Aku bertemu Heechul, sahabat Yunho dan Yuri yang memberi tahuku kalau Yuri mengandung anak Yunho dan saat ini sedang sakit. Aku menyanggupi keinginannya untuk memberitahukannya kepada Yunho. Aku sempat berfikir ingin membantu Yuri namu pikiran jahatku mulai merasukiku. Aku menganggap semua itu adalah jalan untuk memiliki Yunho. Aku pergi ke Jepang dan memberitahukan bahwa Yuri akan menikah dengan Tae Woo (aku pernah mendnegar percakapan Yuri tentang Tae Woo saat hari pernikahanku). Ynho tidak berkomentar apa-apa tapi akau tahu kalau dia sangat terpukul. Lalu aku membut berkas perceraian mereka tanpa sepengetahun Yunho dan aku memelsukan tanda tangnnya. Rencanaku gagal. Dan suatu hari aku mengetahui Yunho pergi ke Amerika, aku menyusulnya dan mendapatkan informasi bahwa ia sedanga menuju ke salah satu rumah sakit disna. Aku melihat Yuri dan Yunho sedang bersama di taman rumah sakit. Yunho terlihat begitu khawatir, ia memeluk Yuri erat. Hal yang tidak pernah ia lakukan padaku walaupun akau pernah mengandung darah dagingnya. Dan pikiran jahat itu merasuki pikiranku lagi. Malam itu, aku menyelinap ke ruangan bayi, dengan menyamar menjadi suster dan aku membawa sebuah pisau. Ketika aku ingin membunuh ke2 bayi Yuri, sebuah teriakan menghentikanku. “HENTIKAN!!!” Yuri menerobos masuk dan, melindungi bayinya. Aku berusaha menjatuhkannya hingga tanpa sengaja aku mendorongnya hingga kepalanya membentur dinding dan mengeluarkan banyak darah. Aku panic aku meninggalkannya yang masih berlumuran darah.
***


6 Years Later
Yunho: “Saengil chukae Yuri-aa
Junho: “Saengil chukae dongsaengie
Yuri: “Gomawo Appa, Oppa aku bahagia sekali. Oh Oppa kita kan ultah barengan. Saengil chukae Oppa Jun
Junho: “Hehhehe aku lupa. Saengil chukae untuk kita berdua
Yunho: Ya anak-anakku sudah semkin besar
HeeSica: “Happy b’day Yuri dan Junho sayang!!! Paman dan Bibi membawakanmu sesuatu
Yuri: “Kya ini boneka yang sangat indah!!! Terima kasih paman bibi aku mencintai kalian.
Junho: “Wah Mobil ini sangat keren. Aku juga mencintai kalian paman, Bibi.
HeeSica: “Kami juga menyayangimu JunRi. (memeluk Junho dan Yuri kecil)
JunRi: “Ia kami lupa, kami juga menyayangi adik bayi di perut bibi (memeluk perut Jessica yang membesar)
Hyoyeon: “Halo smua!!! Kalian rindu pada bibi Hyo tidak? Ini bibi Hyo bawakan kue yang paling enak untuk kalian berdua
JunRi: “Tentu saja kami tidak akan lupa pada bibi Hyo. Masakan bibi kan paling enak!
Dr. Nickhun: “Annyonghaseo, apa aku terlambat? Tadi mobilku kena macet.
Yuri: “Tidak ko pak dokter acara belum dimulai.
Appa n Amma Yunho: “Cucuku!!! Saengil chukae ^^ Ini ada hadiah untuk kalian
JunRi: “Wah gomawo Haraboji halmoni ^^
Yunho: “Baiklah Karena semua telah berkumpul, mari kita mulai acaranya. Tolong kuenya. (menylahkan lilin). Ayo kita semua nyanyikan lagu ulanh tahun. Nah sekarang ayo tiup lilinnya. Nah sebelum itu kalian harus membuat permohonan dulu.
JunRi: “Ne Oppa (make a wish) 1…2…3 Bwushh….
All: “Horee!!!
Yunho: “Sekarang ayo potong kuenya. Berikan kepada orang yang kalian paling saying
JunRi: “Potngan kue spesial untuk amma yang ada si Surga. Dan potongan yang pertama untuk appa yang telah merawat kami hingga kami dewasa
Yunho: “Terimakasih anak2ku (mencium anak2nya)
JunRi: “Ayo kita brikan pada yang lain.

After the “B’Day Party”
Yunho tidur bersama kedua anaknya. Sesosok perempuan cantik berpakaian putih masuk ke kamar tersebut dan mengelus ketiga orang yang amat dicintainya itu. “Saengil Chukae Junho Yuri”, amma menyayangi kalian. “Oppa kau telah menjadi ayah yang baik, Saranghae”. Seraya mencium ketiga orang yang amat dicintainya seumur hidup itu. “Na do Saranghae Yuri, ucap Yunho tersenyum dalam tidur. Sosok cantik itu pun pergi sembari menggandeng seorang anak perempuan bersamanya.
THE END


NB : jika belum membaca part sebelumnya, baca disni

Everlasting Wife Part 7

Everlasting Wife

TITTLE: Everlasting Wife
CAST: Yuri, Yunho, Go Ah Ra
OTHER: Jessica - Heechul – Kim Tae Woo –Nickhun-Hyoyeon
***
Amma n Appa: “Yuri ya maafkan kami. Kami sangat bersalah padamu. Kami tidak menyangka kau akan mederita karena kebodohan kami ini
Yuri: “Sudahlah amma, appa kalian tidak perlu minta maaf. Aku mengerti itu wajar kan kalau amma dan appa menginginkan cucu. Aku tidak ingin membuat hari ini menjadi sedih ayo kita rayakan hari ini sebagaimana seorang menantu yang memberi kedua mertuanya cucu.
Amma: “Yuri ya, baiklah. Mari kita sambut kelahiran cucu kita. Mreka sangat mirip dengan mu Yuri. Lihat dia mirip dendanmu appa.
Appa: “Ayo kemari sama Haraboji (kakek). Haha nanti kalau kau besar kau akan menjadi jagoan.
Yuri: “Oppa maukah kau memberi mereka nama?
Yunho: “Yang laki-laki akan kuberi nama Junho dan yang perempuan akan kuberi nama Yuri
Yuri: “Kenapa kau memberikan nama yang sama seperti namaku?
Yunho: “Karena dia mirip sekali dnganmu dan karena aku rasa nama Yuri itu sangat indah.
Heesica: “Maaf kami menggangu, Yuri ya selamat!. Boleh kami menggendong bayimu?
Yuri: “Tentu, tapi kalian harus antri dengan appa dan amma
Heesica: “Ayo cepatlah Mr. Jung kami juga ingin menimang si kembar
Appa: “Hah kalian ini, kalo kalian ingin punya anak cepatlah menikah
Heesica: “Hah!!!! (salting) e….e kami…..Sudahlah kami ingin menggendong si kembar.
Yunho n Yuri: “Hahahahahaha
Yuri: “Aku ingin kita mengabadikan moment ini sebelum aku pergi, Heechul Oppa kau membawa kamera kan? Ayo kita foto. Dan sebelum itu aku minta wigmu yang paling bagus Heechul Oppa, aku tidak ingin nanti anakku melihat rambutku yang botak ini.
ALL: “Yuri” (memandang Yuri dengan tatapan iba)
Yuri: “Sudahlah ayo,,,,,jangan menatapku dengan wajah seperti itu.
Heechul: “Baiklah ayo kita berfoto. Yuri Yunho tunjukkan ekspresi yang bagus ya! Three….Two…..Cheers!. Ayo semua kita berfoto yang banyak…….CHEERS!
***
HOSPITAL GARDEN
Yunho: “Yuri sudah lama kita tidak menikmati saat indah berdua….dan semua itu karena kebodohanku
Yuri: “Sudahlah Oppa. Janganlah menyalahkan dirimu sendiri, akulah yang terlalu egois hingga hampir membahayakan nyawa bayi kita sekali lagi. Tapi syukurlah mreka bayi yang sangat kuat.
Yunho: “Yuri…betapa besar penderitaanmu selama ini. Aku laki-laki yang sangat bodoh. Aku bahkan tidak bisa membahagiakan anak dan istriku.
Yuri: “Sudahlah Oppa,,,aku sudah bilang ini bukan salahmu. He laki2 tidak boleh menangis. Aku ingin kita memiliki bnyak kenangan indah sebelum aku mati. Aku tidak ingin saat aku mati, aku tidak memiliki kenangan tentang kita dan anak2 kita.
Yunho: “Tolong janganlah kau selalu menyebut kata mati didepanku. Aku tidak ingin kau mati. Kau adalah wanita paling berharga dalam hidupku. Kau ingat saat kita menikah? Kau pernah mengatakan bahwa kau ingin menjadi ibu dengan 2 bayi kembar dan kita akan bersama2 pergi ke DisneyLand Jepang kan, dan aku pernah menertawakan impianmu itu. Kau tahu selama aku di Jepang aku sudah pernah mengnjungi Disney Land dan kau tahu tempat itu memang indah seprti katamu dan akan lebih indah lagi kalau kau, aku dna anak kita pergi bersama sebagai sebuah keluarga yang utuh. (mata Yunho mulai mengeluarkan air mata) Aku mohon Yuri kau harus bersedia dioperasi. Itu satu-satunya jalan keluar yang kita miliki. Berikan akau satu kesempatan Yuri. Selama ini aku selalu menyakitimu dan membiarkanmu menderita sendiri, tapi aku mohon berikan aku kesempatan untuk mendampingimu sekali lagi.
Yuri: “hahaha. Oppa kau tahu, aku sangt ingin melakukan semua hal yang kau katakan. Tapi untuk apa semua itu?. Aku sudah sangat berbahagia karena kedua anakku telah lahir dengan selamat dan ada suamiku yang mendampingiku. Tugasku telas selesai dan kini aku hanya tinggal menunggu malaikat maut menjemputku.
Yunho: “Aku tidak akan mengijinkanmu pergi. Aku mohon (air mata Yunho terus saja mengalir sambil memeluk Yuri)
Yuri: “Oppa jangan menangis, kau harus kuat. Kau haru bisa menjaga ank-anak kita. Jnagn sampai mereka kekurangan kasih saying ketika nanti aku telah pergi. Aku percaya kau pasti akan menjadi ayah yang baik bagi mereka.
Yunho: “Aku mohon Yuri. Aku berjanji akan menjaga anak kita. Aku mohon untuk terakhir kalinya, kita harus menunjukkan usaha kita untuk mereka. Dan kau harus menunjukkan usahamu untuk bertahan hidup.
Yuri: “O…ppa (akhirnya Yuri menangis)
Tanpa disadari ada seseorang yang menyaksikan Yunho dan Yuri bersama. Airmatanya mengalir deras.
***
Dr. Nickhun: “Nona Yuri kau harus beristirahat operasimu akan berjalan besok. Aku harap kau bisa sekuat saat melahirkan bayimu. Kau harus relaks
Yuri: “Ne, dokter. Terima kasih atas kebaikanmu selama ini kepadaku.
Dr. Nickhun: “Itu sudah kewajiban kita sebagai manusia untuk mnolong sesamanya. Nah Yuri kau harus beristirahat untuk operasimu besok. (Meninggalkan ruangan Yuri)
Yunho: (masuk ke kamar Yuri) “Bagaimana keadaanmu? (mengecup kening dan menggenggam tangan Yuri). Kau harus yakin. Aku akan menjagamu disini
Yuri: “Aku baik Oppa.
Yunho: “Baiklah kau harus tidur sekarang. Kau harus banyak beristirahat.
Yuri: “Kau juga Oppa. Kau sudah tidak tidur semlaman.
***
Yuri POV
Kenapa perasaanku tidak enak?. Aku tidak bisa memejamkan mataku. Kutatap wajah Yunho oppa yang sedang tertidur. Aku membelai rambutnya. Entah mengapa aku ingin sekali melihat wajah bayi – bayiku. Aku pun segera bangun dan meninggalkan Yunho oppa di kamar pasien. Aku bejalan menuju ruang bayi. Aku tersenyun saat melihat box bayiku. Namun kulihat seseorang di tengah ruangan bayi dan mendekati box bayiku. Dia seperti membawa pisau. Astaga!!! Hentikan!!! Teriakku hysteris. Aku menerobos pintu ruang bayi dan bergulat dengan wanita itu. Dia menggunakan masker sehingga aku tidak bisa melihat wajahnya. Dia kaget dan sedangkan aku langsung melindungi ke2 bayiku. Aku menahan tangannya namun tenaganya terlalu kuat. Kepalaku terbentur dinding hingga darah banyak keluar dari kepalaku. Wanita itu kaget dan langsung keluar dari ruangan bayi. Aku sudah tidak sadarkan diri. Namun sayup-sayup aku mendengar suara orang yang sangat kucintai.
***
Operation Room
Dr. Nickhun: “Pasien kritis. Terlalu banyak mengeluarkan darah. Lakukan transfuse segera.
Dr Ahli kanker: “Kita akan menembak kankernya menggunakan laser. Periksa detak jantungnya
Suster: “Detaknya mulai stabil
Dr. Ahli kanker: “Ayo kita lakukan sekarang.
***
Yunho kembali mondar-mandir di ruangan operasi menunggui istrinya. Hatinya berdebar tidak karuan. Beberapa jam yang lalu ia menemukan istrinya di ruang bayi dengan kondisi penuh darah. Ia panic dan segera memanggil dokter. Operasi yang dijadwalkan esok kini dimajukan. Dokter lalu lalang memasuki ruang operasi. Yunho kini hanya bisa berdoa ditemani Heechul dan Jessica.


NB : jika belum membaca part sebelumnya, baca disni

Sunday, April 29

Everlasting Wife Part 6

Everlasting Wife
TITTLE: Everlasting Wife
CAST: Yuri, Yunho, Go Ah Ra
OTHER: Jessica - Heechul – Kim Tae Woo –Nickhun-Hyoyeon
***
Heechul: “MWO??!!! Ka..u tidak bercanda kan?
Jessica: “Apa aku terlihat bercanda? Itu yang ingin kurundingkan denganmu. Katamu kau sudah memberi tau Yunho kan. Lalu kenapa surat perceraian itu sampai dikirim kemari?
Heechul: “Aku tidak ingin bermain Sica. Ini tidak mungkin. Aku sudah memberitahukan ini sebelumnya pada Yunho melalui AhRa
Jessica: “Mungkin saja AhRa mengatakan yang tidak sebenarnya pada Yunho
Heechul: “Aishh kenapa aku begitu bodoh. Lalu mana berkas2 itu?
Jessica: “Sebentar aku ambilkan. (Berjalan mengambil sesuatu dari lemari). Gawat!!! “Berkas itu sudah tidak ada!

Heechul: “Bagaimana bisa?!!
Jessica: “Aku telah menyimpannya di lemari dan tadi pagi aku cek masih ada tapi bagaimana bisa hilang.
Heechul: “Argghh ini semua karena wanita sialan itu!!!
***
Normal POV
Yuri dengan tidak snegaja menemukan berkas perceraian yang diajukan Yunho kepadanya. Hatinya perih menahan sakit fisik dan batin. Ini terlalu menyakitkan. Bahkan walaupun ia merasa hal ini akan terjadi cepat atau lambat, namun hati kecilnya berontak. Jauh di dalam hatinya masi terukir jelas nama Yunho. Hari ini runtuh sudah bentenga kertegarannya. Ia menangis dalam bisu menumpahkan segala penderitaan yang tak berujung menjadi bulir2 airmata. 3 minggu kemudian, pengadilan diadakan. Yuri tidak terlihat hadir di tempat. Hanya ada Heechul, Jessica dan Pengacaranya. Begitupun pihak Yunho, hanya ada AhRa dan pengacaranya. Selalu saja seperti itu. Pengadilan berjalan alot karena tak seorangpun dari 2 terkait yang menghadiri pengadilan. Yuri dan Yunho. Hingga akhirnya sudah 9 bulan usia kandungan Yuri, kasus perceraian itu belum saja tuntas. Hanya ada perang mulut antara Heechul, Sica dan AhRa. AhRa yang tetap menginginkan perceraian ini terjadi.
***
Yuri POV
“Hari ini, aku bisa melihat keadaan bayi dalam perutku. Mereka ada dua. Laki-laki dan perempuan. Mereka sangat mungil dan lucu. Ya Tuhan seandainya Yunho oppa mengetahui ini. Anak-anakku ibu mohon jadilah anak yang baik kalau nanti ibu tidak ada ya. Ibu sayang pada kalian. Kalian nanti harus hormat pada paman Heechul dan bibi Sica ya! Anggap mreka seperti orang tua kandung kalian. Karena sepertinya ibu tidak akan hidup lebih lama lagi.
***
Jessica Restaurant, 23.00 pm
Heechul: “Sica,,,aku tidak menyangka hidup Yuri akan spti ini
Jessica: “Ia oppa aku juga tidak menyangka Yuri teman baikku harus mengalami ini semua. Aku semakin khawtir dengan keadaannya. Badannya semakin kurus untuk seorang wanita yang sedang hamil anak kembar. Dia juga sering pingsan dan mimisan. Dan rambutnya yang rontok satu-persatu. Ah Oppa tidak adakah jalan lain agar Yuri selamat? (suara Jessica bergetar menahan tangis)
Heechul: Seandainya sajaa kita mengetahui ini sejak awal. Kita selama ini terlalu sibuk untuk adu mulut.
Tiba-tiba saku celana Heechul bergetar, di layar hpnya tertulis Dr. Nickhun is calling…...
Wajah Heechul berubah ssat dia selesai bicara dengan Dr. Nickhun.
Jessica: “Ada apa oppa?
Heechul: “Sica. Dr. Nickhun bilang kalau dia punya kenalan ahli kanker di Amerika. Dan dia mau agar kita membawa Yuri kesana. Dan hal baiknya adalah operasi pengangkatan sel kanker disana sudah dipastikan berhasil 90%
Jessica: “Benarkah ???!!! Lalu tunggu apa lagi ayo kita bawa Yuri kesana.
***
Amerika Hospital
Dr. Nickhun: “Maaf Heechul, Yuri saat ini belum bisa dioperasi. Selain karena keadaannya yang lemah juga karena kondisi bayinya yang terlilit tali pusar. Juga karena kankernya sudah naik menjadi stadium 4 aku dan dokter disini sangat khawatir apakah opersinya akan berjalan lancar.
Heechul: “Tidak adakan yang bisa kita lakukan sekarang Dok?
Dr. Nickhun: “Maaf lebih baik kita berdoa saja.
Heechul: “Baik Dokter
***
Heechul POV
Aku berjalan di lorong rumah sakit. Aku melamun memikirkan nasib sahabatku. Arrghh aku khawatir sekali dengan keadaannya. Aku merasa sangat tidak berguna, aku malah selalu memperburuk keadaan. BRUK!!! Aku tidak sengaja menabrak orang. “Sorry, kataku”.
Siwon: “HeeChul hyung? Kau ingat aku?? Aku Siwon.
Heechul: “Ah iya kau Siwon, kau dulu adik kelasku di Universitas kan, yang sempat aku jodohkan dengan adik kelasku, Tiffany??
Siwon: “Ne, hyung. “Bagaimana keadaanmu?
Heechul: “Kenapa kau meninggalkan Korea tanpa kabar,,kau juga tidak pernah memberitahukan keadaanmu padaku dan Hankyung, kau lupa pada kami hah? dan bagaimana hubungnmu dengan Fany, apa kalian masih berhuungan?
Siwon: “Aku baik, hahaha aku melanjutkan bisnis ayahku, jeongmal mianhae hyung. Aku sangat sibuk mengurus perusahaan yang baru ssatu tahun aku dirikan. Selama ini aku sudah pindah ke Amerika dan baru saja datang dari Jepang untuk urusan bisnis dengan JY Corp. Hankung hyung? Bagaimana keadaannya? Apa dia masih sering membuat Chinese Fried Rice? Aku kangen sekali masakannya. Fany? Kami sudah bertunangan, seminggu lagi kami akan menikah.
Heechul: “Wah selamat ya! Tapi apa kau tidak akan mengundang kami ke pesta pernikahanmu? Apa kau tahu tentang JY Corp?
Siwon: “Tenang saja kau akan kuundang, hyung. Tentu saja aku tahu tadi aku kan sudah mengatakannya. Itu adalah partner bisnisku. Memangnya kenapa?
Heechul: “Apa kau tahu dan punya no hp pemiliknya?
Siwon: “Ne hyung. Memangnya kenapa?
Heechul: “Tolong berikan nomer nya.
***
Yunho POV
“Hari ini aku ditelepon oleh HeeChul hyung. Dia membawa kabar tentang wanita yang belakangan ini kubenci, Yuri! Dia mengabarkan bahwa Yuri sedang berada di Amerika dan akan segera melahirkan bayiku!. Aku tidak percaya ini. Aku pun mengacuhkan Heechul hyung, ketika aku ingin memutus pembicaraanku dengannya ia menahanku, dan Heechul hyung pun setengah berteriak menjelaskan semuanya padaku. Tentang laki-laki yang selama ini diakui Yuri sebagai calon suaminya dan juga tentang penyakit kanker otaknya yang saat ini sudah stadium 4. Aku pun sempat memaki HeeChul hyung karena tidak memberitahuku lebih awal. Namun Heechul hyung malah marah padaku. Dia mengatakan sudah berulang kali menghubungiku, namun aku selalu saja sibuk dan terkesan menghindar. Dan perlakuanku yang terakhir membuat keadaan semakin parah. AKU AKAN MENCERAIKAN YURI!. Bibirku tercekat tidak ada kata2 lagi yang mampu keluar dari mulutku. Kenyataan ini begitu menyakitkan, lama otakku memprosesnya namun satu kalimat secara refleks meluncur dari mulutku “Hyung dimana sekarang Yuri berada?”

Flashback to Honeymoon Day:
Aku pergi Honeymoon bersama Ahra ke Pulau Jeju. Aku masih tidak bisa menerima pernyataan Yuri kemarin saat pesta yang mengatakan dia sudah melupakan aku dan akan menikah dengan pria lain. Aku berjalan sendiri di jalanan Pulau Jeju meninggalkan AhRa yang sibuk berbelanja, dan aku tidak sengaja melihat Yuri di sebuah restoran. Aku pun masuk ke restoran itu dan ternyata Yuri ada sebagai pelayan. Aku mencoba mengajak Yuri bbicara namun ia menolakku. Esoknya aku pergi lagi ke restoran, kulihat Yuri sedang bersama pacarnya, Tae Woo mreka terlihat akrab sekali. Tae Woo bahkan berani menggenggam tangan Yuri. Hari terakhirku di Jeju, aku kembali melihat mereka. Mreka berjalan dan menunjukkan kemesraan mereka didepanku. Aku menarik Yuri namun ia melepaskan genggamanku. Ia menamparku dan mngatakan bahwa kami tidak mempunyai hubungan lagi. Pacarnya juga ikut memakiku. Aku dibakar cemburu yang hebat, cintaku berubah jadi benci aku memaki Yuri dengan kasar. Ku menyebutnya dengn sebutan yang snagt tak pantas. Dan sejak kejadan itu aku mengubur rapat2 cintaku pada Yuri.
***
Yunho POV
Aku segera menuju Amerika. Kutinggalkan meeting penting yang hari ini sedang berlangsung di kantor demi seorang wanita yang sempat kubenci. Aku menaiki penerbangan Express menuju Amerika. Sesampainya di bandara Amerika aku langsung menuju Rumah Sakit yang diberitahukan Heechul hyung. Aku berlari di lorong Rumah Sakit ini. Bau obat dan orang-orang yang dibalut perban aku tidak pedulikan. Akhirnya aku sampai di ruang persalinan. Aku segera mencari Heechul hyung. Aku dapati dia sedang modar-mandir cemas. Begitu menyadari kedatanganku dia segera mengantarku ke tempat persalinan. Disana terlihat seorang wanita yang tengah menemani Yuri. Ia menyingkir begitu tahu aku masuk. Aku tertegun. Yuri terlihat sangat kurus, rambutnya indahnya sudah hilang akibat kanker, dan aku tahu dia mengandung bayi kembar. Bayi kembar kami. Dia sangat kesakitan. Aku segera menghampiri Yuri dan mengecup keningnya. Kugenggam tangannya “Mianhae Yuri aku sudah tau semuanya, maafkan aku yang terlalu egois. Yuri masih terlihat kesakitan namun dia tersenyum padaku. Air mataku pun meleleh. “Yuri ayo Hwaiting!!!”. Dokter dan beberapa suster masuk ke ruangan. Dia berkata bahwa sebentar lagi Yuri akan melahirkan. Aku ingin ikut menemani Yuri di dalam, namun dokter menghalangiku. Aku pun menungu di luar bersama Heechul dan seorang wanita yang kujumpai tadi. Aku hanya bisa pasrah. Tuhan aku mohon tolong selamtkan bayi kami.
***

Everlasting Wife Part 5

Everlasting Wife
TITTLE: Everlasting Wife
CAST: Yuri, Yunho, Go Ah Ra
OTHER: Jessica - Heechul – Kim Tae Woo –Nickhun-Hyoyeon
***
Heechul: “Sica apa kau tau soal ini sejak awal?
Jessica: (menangis) “A..Aku tahu
Heechul: (berteriak) kalau kau tahu mengapa kau tidak mengatakannya dari awal
Jessica: “Aku sudah berjanji pada Yuri untuk tidak mengatakannya
Heechul: “Tapi kau juga tahu kan kalau alasan mertua Yuri memaksa Yunho menikah lagi karena Yuri tidak bisa hamil. Seharusnya kau katakan yang sebenarnya, jangan ikut-ikutan menutupi kebenaran yang ada.
Jessica: (berteriak) “Kau juga tidak mengatakan yang sebenarnya pada Yunho kan? Kau hanya diam mengikuti rencana Yuri pada hari pernikahan Yunho. Kenapa aku yang kau salahkan?
Heechul: “Kau!!! (Diam dan duduk di samping Jessica). Kita berdua memang salah. Kita seolah-olah adalah orang yang tepat untuk menolong mereka. Tapi ternyata kita malah tambah memperburuk keadaan.
Jessica: (sesegukan) “Untuk yang satu ini aku sependapat denganmu. Lalu apakah kita harus memberi tahu Yunho?
Heechul: “Entahlah, aku rasa itu hal yang sulit saat ini.
***
Yuri: “Tidak Oppa, aku tidak mau kalau itu harus mengorbankan bayiku (histeris). Kalian sudah tau kan aku sangat menghararpakan bayi ini??!! Sudah 9 tahun aku menunggu saat-saat ini. Aku sudah rela Yunho Oppa pergi tapi aku tidak rela kalau bayiku juga harus pergi.
Jessica: “Tapi Yul,,,apa kau tidak ingin sembuh? Kau harus menjalani kemoterapi kalau ingin sembuh.
Yuri: “Saat ini nyawaku bukan hal yang penting lagi. Aku hanya ingin kedua anakkku bisa merskan indahnya dunia. Aku tidak ingin mreka kembali bernasib sama seperti Yoona!!!
Heechul: “Sudahlah Sica biarkan Yuri tenang dulu. Baiklah. Yuri aku tidak akan memaksamu lagi tapi tolong kau minum pil ini kalau kau ingin bayimu tetap lahir ke dunia. Dan kau tidak punya pilihan lain Yuri.
Yuri: “Baiklah.
***
Heechul: “Sica aku besok akan kembali ke Seoul. Tolong kau jaga Yuri ya. Aku akan berusaha mengajak Yunho bicara.
Jessica: “Tapi? Yuri telah memperingatkan kita untuk diam
Heechul: “Apa kau tega melihatnya seperti ini? Paling tidak Yunho harus mengetahui bahwa anak yang dikandung Yuri adalah bayinya
Jessica: “Entahlah aku ragu, aku takut kita semakin memperburuk keadaan.
Heechul: “Tapi hanya ini yang bisa kita lakukan.
***
Seoul
Operator: “No yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan. Silahkan tinggalkan pesan setelah bunyi Bip. TUT…..TUT…..TUT.
Heechul: “Arrrrggghhhh kenapa handphonenya selalu tidak aktif. Sudah tiga hari aku coba menghubunginya tapi selalu gagal. Apa aku harus kerumahnya?
Yunho House
Heechul: “Knapa rumahnya sepi sekali? Ah permisi apa ada orang di dalam?
Pelayan: “Maaf anda siapa? Apa ada yang bisa saya bantu?
Heechul: “Aku Heechul teman Yunho. Apa Yunho ada?
Pelayan: “Tuan Yunho sedang ada urusan bisnis di Jepang.
Heechul: “Sejak kapan dan berapa lama?
Pelayan: “Beliau sudah berangkat sejak 4 hari yang lalu, tapi maaf saya kurang tahu untuk berapa lama.
Heecul: “Lalu AhRa? Dia ikut?
Pelayan: “Nyona pergi ke Paris bersama orang tuanya.
Heechul: “Hah? Knapa dia pergi ke Paris?
Pelayan: “Nyona sedang liburan bersama keluarganya dan keluarga Tuan Yunho
Heechul: “Lalu apa dia punya nomor telepon untuk dihubungi?
Pelayan: “Tuan Yunho dan Nyona Ahra tidak menitipkan apapun kepada saya. Tapi anda bisa meninggalkan pesan atau nomer anda disini, apabila mereka tiba saya akan sampaikan kepada mereka.
Heechul: “Baiklah ini kartu nama saya. Dan tolong kabari saya kalau Yunho datang. Katakan padanya bahwa ini adalah urusan penting.
Pelayan: “Baik Tuan.
***
Sudah 4 bulan Heechul menunggu kedatangan Yunho, namun sepertinya hal itu sia-sia. Yunho tetap belum pulang dari Jepang. Teleponnya terus saja tidak aktif. 2 hari yang lalu Heechul bertemu dengan AhRa, rupanya dia sudah pulang dari liburannya di Paris. Dan Heechul meminta tolong pada AhRa agar mau mengabarkan Yunho tentang keadaan Yuri. AhRa menyetujuinya dan pergi ke Jepang menyusul Yunho. Namun Heechul dikejutkan oleh suatu kabar dari Jessica.
Heechul: “Yobseyo, ada apa Sica?
Jessica: “Oppa bisakah kau kemari sekarang?
Heechul: “Ada apa?
Jessica: “Ini penting tidak bisa dibicarakan di telepon.
Heechul: “Ne! aku akan kesana
***
Jeju, Jessica Restaurant
Heechul: “Ada apa? Apa keadaan Yuri semakin parah?
Jessica: “Ya pemeriksaan terakhir menunjukkan kalau kankernya meningkat menjadi kanker stadium 3.
Heechul: “Tapi bukankah Yuri sudah mengkonsumsi obat yang diberikan dokter.
Jessica: “Kata dokter, obat itu memang mampu menahan pertumbuhan sel-sel kanker, namun karena Yuri hamil dosis obat itu diturunkan agar tidak mengganggu janinnya. Hal ini sudah dirundingkan dengan dr. Nickhun dan Tae Woo oppa.
Heechul: “Hah untuk apa lagi bertanya pada Tae Woo? Memangnya dia dokter ahli kanker apa? Dia punya maksud tersembunyi terhadap Yuri
Jessica: “Walaupun begitu dia termasuk salah satu dokter kandungan terbaik di Jeju. Kau tahu kan di Jeju tidak seperti Seoul. Jadi mau tidak mau, kepada Tae Woo oppa lah kita harus bertanya tentang keadaan bayi Yuri. Lagipula sikapnya biasa saja setelah Yuri menolak cintanya, malah dia menjadi lebih perhatian kepada Yuri setelah tahu bagaimana kondisi Yuri yang sebenarnya.
Heechul: “Tetap saja aku tidak yakin akan ketulusannya.
Jessica: “Terserah apa katamu lah oppa. Oops! (refleks menutup mulutnya)
Heechul: “He? Apa yang kau katakan barusan? Ada angin apa kau memanggilku dengan sebutan “oppa” hah?
Jessica: “Tidak (wajahnya memerah) mana mungkin aku memanggil oppa padamu?
Heechul: “Haaha wajahmu memerah
Jessica: “Em….itu kan wajar kau kan lebih tua dariku (memalingkan muka menahan malu)
Heechul: “Hahahahahahhahaaaaa (memegangi perutnya)
Jessica: “Heh apa yang lucu? Baiklah aku tidak akan memanggilmu dengan sebutan “oppa” lagi (berdiri dan bersiap pergi)
Heechul: (menarik tangan Jessica dan mendekatkan wajahnya ke wajah Jessica) “Aku suka kok kau panggil aku oppa. Lain kali kalau mau mengatakan oppa kepadaku, harus keras ya, tadi itu suaramu kecil sekali. (Pergi meninggalkan Jessica yang masih mematung)
Jessica: “Apa ini kenapa dadaku berdebar-debar?, batin Jessica. Ah aku lupa,,,,,Heechul!!!
Heechul: “(berbalik) Heh sudah aku suruh kan kalau kau harus memangilku dnegan sebutan oppa.
Jessica: “Sudahlah, aku punya kabar yang lebih penting.
Heechul: “Jadi masih ada lagi?
Jessica: “Kemarin aku menerima sebuah surat, dan kau tahu apa isinya? Itu berkas2 perceraian Yuri
Heechul: “MWO!!

***


Everlasting Wife Part 4

Everlasting Wife
TITTLE: Everlasting Wife
CAST: Yuri, Yunho, Go Ah Ra
OTHER: Jessica - Heechul – Kim Tae Woo –Nickhun-Hyoyeon

***

Heechul: “Pagi Yuri!!! Bagaimana kabarmu…….Aku sudah datang
Jessica: “Apaan sih pagi2 udah ribut. Gabisa liat orang tidur tenang apa. (Buka mata) GYAA!!! Untuk apa kau datang kemari???
Heechul: “Tentu saja untuk bertemu Yuri, memangnya kau kira aku ingin bertemu dengan mu apa nenek lampir ileran
Jessica: “Hah?! Seenaknya saja kau bilang aku nenek lampir ileran (refleks meaba mulutnya). Dan lagi siapa yang mengijinkanmu masuk rumah orang lain tanpa permisi?
Heechul: “Aku kan adalah sahabat baiknya Yuri jadi boleh kan kalau aku masuk rumahnya?
Jessica: “Ini rumahku tau
Yuri: “Ha Heechul Oppa knapa kau ada disini? (masuk kedalam rumah)
Heechul: “Yuri! (memeluk Yuri erat) aku kangen
Yuri: “Aku tidak bisa bernafas Oppa!!!
Jessica: “Kau mau bikin dia sesak nafas apa? Heh ada TaeWoo oppa ya. Mari silahkan mampir.
TaeWoo: “Hn tidak usah aku hanya kebetulan lewat. Nanti saja aku main ke restoran. Aku rasa aku sudah ditunggu pasienku. Oh ya Yuri kau harus ingat pesanku. Sica Yuri aku pergi dulu ya. Dah!
Yuri: “Kamsahamnida TaeWoo.
Heechul: “Kau kurus sekali Yuri, dan apa ini? Nenek lampir ini menyuruhmu belanja???
Jessica: “Apa kau bilang?
Yuri: “Sudahlah jangan ribut disini, ayo masuk cuaca di luar dingin.
Ruang Tamu Jessica
Yuri: “Oppa tumben sekali kau kmari ada perlu apa?
Heechul: “Knapa kau bertanya seperti itu? Kau tidak senang melihatku ya?
Yuri: “Tidak aku hanya heran. Salonmu bagaimana?
Heechul: “Justru itu aku sebenarnya ksini dalam rangka ingin membuka cabang dan sekaligus berlibur.
Jessica: “Siapa yang mau pergi ke salonmu ha?
Heechul: Tentu saja orang yang peduli pada kecantikan mreka lah. Tdak seperti kau
Jessica: “Memangnya aku knapa?
Heechul: “Kau kan nenek2 keriput yang sudah tidak bisa dirawat di salon lagi.
Jessica: “Arrgghhhh
Yuri: “Kalian ini kenapa baru bertemu sudah bertengkar. Oppa bagaimana keadaan di Seoul?
Heechul: “Ternyata kau masih mengingat Yunho? Dia aneh. Mungkin terlalu depresi.
Yuri: “AhRa?
Heechul: “Hamil
Hening…….
Jessica: “Yuri sudah saatnya kita buka.
Yuri: “Ne Sica, Oppa kau mau ikut?
Heechul: “Kemana?
Yuri: “Restoran

***

Heechul POV

Aku kini berada di Jeju. Aku ingin bertemu Yuri disini. Memang sudah 2 bulan semenjak Pernikahan Yunho yang kedua aku tidak bertemu dengannya. Aku belum sempat menengok keadaanya. Pasti jauh di lubuk hatinya paling dalam ia belum bisa melupakan Yunho di hatinya. Tapi aku disini juga memiliki sebuah misi. Aku ingin kedua sahabatku kembali bahagia.
Restaurant 22.00 am
Jessica: “Sudah kubilang jangan ajak dia
Yuri: “Sudahlah Sica kan kasian kalo Heechul Oppa sendirian di rumah
Jessica: “Tapi lihat apa akibatnya. Restoranku berubah jadi salon. Bukannya makan malah potong rambut
Hyoyeon: “Kau terlalu sensitive Sica, kau iri kan karena tidak bisa ikut potong rambut. Lagi pula di hair stylist yang handal kok. Lihat rambutku bagus kan
Jessica: “Bagus apaan ini rstoran bukan salon. Kalau mau buka cabang jangan di restoranku
Heechul: “Kau marah karena pelanggan lebih memilih potong rambut daripada makan ya? Hahaha bagaimana orang mau makan di restoran yang pemiliknya glak spertimu
Jessica: “Kau ini…..berapa lama lagi sih kau akan tinggal disini aku sudah bosan melihat wjahmu.
Heechul: “Ya terserah aku, ini ka uangku
Jessica: “Kalau kau memang punya cukup uang cepat buka cabang di tempat lain dan jangan ganggu restoranku.
HyoRi: “Yah mulai lagi
TaeWoo: “Annyeong…..Wah bertengkar lagi ya. Hyo aku pesan bulgogi dan soju
Hyoyeon: “Ya begitulah mreka memang seperti anjing dan kucing
TaeWoo: “Hahaha. Yuri, bagaimana keadaanmu? Kau tidak pernah check up
Yuri: “Ah ia aku selalu lupa, tapi aku rasa keadaanku baik-baik saja. Mungkin aku besok akan kesana
TaeWoo: “Baguslah, bagaimana kalau besok kita pergi sebentar. Kau harus sering menghirup udara segar, kalau ke pantai?
Yuri: “Akan kuusahakan kalau restoran sudah sepi

***

Heechul: “Hyoyeon, bolehkan akau bertanya sesuatu padamu?
Hyoyeon: “Apa oppa?
Heechul: “Kau tahu siapa itu Tae Woo?
Hyoyeon: “Oh dia itu pelanggan tetap kami, dia juga seorang dokter kandungan terenal di Jeju
Heechul: “Oh, lalu kenapa dia sangat dekat sekali dengan Yuri? Selama satu minggu aku disini, kulihat dia sangat perhatian pada Yuri. Apa dia kekasih Yuri?
Hyoyeon: “Tidak, Dia memang sangat perhatian pada Yuri dan aku kira TaeWoo suka pad Yuri namun mreka bukan sepasang kekasih aku rasa. Yuri adalah p
Jessica: “Hyo tolong ada pesanan, ayo cepat
Hyoyeon: “Sudah ya oppa nanti kita ngobrol lagi, hari ini mungkin akan sangt sibuk karena Yuri tidak ada.
Heechul: Baiklah, terima kasih ya Hyo
Hyoyeon: “cheonmaneyo oppa

***

Jeju Beach

TaeWoo: “Bagaimana perasaanmu saat ini? Apa kau masih sulit melupakannya?
Yuri: “Tentu dia sudah 11 tahun bersamaku, aku yang egois, dan dia tidak salah jadi aku tidak berhak melupakannya
TaeWoo: “Jadi kau masih mencintainya?
Yuri: “Hm knapa kau bertanya hal yang sama sejak tadi?
TaeWoo: “Yuri ap kau tidak bisa membuka kesempatan pada orang laian untk menggantikan Yunho?
Yuri: “Memangnya kenapa?
Hening……….
TaeWoo: “Tidak. Hanya saja,,,,Yuri aku suka padamu maukah kau menjadi pacarku???
Yuri: “Hahaha jangan bercanda TaeWoo, kau ini tidak punya lelucon lain apa
TaeWoo: (menggenggam tangan Yuri) “Aku serius. Apa aku tidak bisa menggantikan Yunho di hatimu?. Dia sudah milik orang lain, bahkan mungkin dia sudah lupa padamu. Tidak ada gunanya kau berharap lebih padanya lagi. Kau harus melupakannya Yuri. Dan aku, ijinkan aku membantumu melupakan Yunho.
Yuri: (melepaskan tangannya dari TaeWoo) “Maaf TaeWoo akau haraus pergi” (berlari meningalkana TaeWoo)
TaeWoo: “Yuri!....Yuri!

***

Heechul: “Sudah aku duga. TaeWoo suka pda Yuri. Tapi dia terlalu bodoh jika menyangka Yuri secepat ini bisa melupakan Yunho. Sekarang dimana Yuri? Ah dia YURRIII!!!!!
Hospital……
Dr. Nickhun: “Siapa dari anda berdua yang merupakan keluarga nona Yuri
HeeSica: “Saya kakaknya
Dr. Nickhun: “Begini setelah kami selidiki kami mohon maaf karena ternyata saudara Yuri mengidap Kanker Otak.
HeeSica: “Apa??!! Anda jangan bercanda Dokter. Yuri selama ini sehat-sehat saja anda pasti berbohong
Dr. Nickhun: “Maaf sayangnya ini adalah kenyataan, namun kalian tidak perlu khawatir karena kanker yang dideritanya masih kanker stadium 1. Kita bisa menghambat pertumbuhan kankernya dengan memberikan pil penghambat sel kanker dan kemoterapi. Namun saya rasa dengan keadaan nona Yuri yang saat ini sedang hamil muda, kemoterapi cukup berbahaya bagi keadaan bayinya.
Heechul: “ApaYuri hamil?, bukankah dia tidak bisa mengandung lagi???
Dr. Nickhun: “Tapi kenyataannya Nona Yuri sedang hamil muda Tuan
Jessica: “Lalu apa yang harus kami lakukan dokter?
Dr. Nickhun: “Saya hanya bisa memberikan pil penghambat untuk pasien, namun untuk sementara bila ingin mengadakan operasi kita harus menunggu sampai bayinya lahir. Maaf saya permisi dulu, saat ini ada pasien lain yang menunggu saya. Ini kartu nama saya bila kalian memerlukan bantuan.
HeeSica: Kamsahamnida Dokter.
Heechul: “Sica apa kau tahu tentang ini???

***

TBC……………

Friday, April 27

Everlasting Wife Part 3

Everlasting Wife
TITTLE: Everlasting Wife
CAST: Yuri, Yunho, Go Ah Ra
OTHER: Jessica - Heechul – Kim Tae Woo –Nickhun - Hyoyeon

***

Yuri POV

“Sudah hampir 3 minggu aku meninggalkan Seoul. Dan sekarang aku tinggal di Pulau Jeju. Di sinilah tempatku bersembunyi dari Yunho oppa. Mengingat nama itu dadaku semakin sakit mengingat kenangan terakhirku bersamanya. Tinggal satu minggu lagi Yunho oppa dan AhRa akan menikah. Aku sudah memenuhi janjiku pada AhRa bahwa aku akan meninggalkan Yunho Oppa sebelum mreka menikah. Dan disinilah aku sendiri di Pulau Jeju. Aku berjalan menyusuri indahnya Pantai Jeju memandang hamparan pasir sembari menata kembali hidupku. Ketika aku beranjak pergi tiba-tiba seseorang menyapaku.
Jessica: Yuri!!! Yuri ini kau kan? Ini aku Jessica
Yuri: “Jessica-ya!!! Bagaimana kabarmu (memeluk Jessica)
Jessica: “Aku baik bagaimana denganmu? Mana suamimu? Kau sudah punya berapa anak?
Yuri: …………“Kami sudah berpisah dan anakku keguguran
Aku pun menceritakan semuanya pada Jessica. Ya Jessica adalah teman karibku semasa SMA. Kami terpisah karena aku hrs melanjutkan ke Univ Seoul, namun aku selalu menceritakan smua hal padanya bahkan sampai aku menikah. Aku beruntung bisa bertemu dengannya disaat kondisiku saat ini. Disaat aku sangat butuh seseorang yang bisa mendengarkan keluh kesahku.

***

Heechul POV

Hari itu Yunho datang ke salonku, wajahnya sangat panic. Dengan tegesa-tesa ia menghampiriku. “Hyung Yuri hilang!”. Apa?!!!. Yunho menceritakannya dengan khawatir. Aku tahu dia sangat mencintai Yuri. Dan aku tahu sekuat apa cinta mereka. Kini aku mengemudikan mobilku ke Pulau Jeju. Salah satu tempat pencarianku. Sudah beberapa minggu ini aku sibuk mencari Yuri. Dan urusan salon kuserahkan pada Hankyung asistenku. Yuri pernah bilang bahwa dia ingin menikmati angin Pulau Jeju saat hari pertunangan Yunho dan AhRa. Dan aku harap semoga dia ada disana.

***

“Annyeonghaseo anda mau pesan apa tuan??
Heechul: “Yuri!!!
Yuri: “HeeChul oppa!! Kenapa kau ada disini?
Heechul: “Kau yang kenapa ada disini seharusnya aku yang tanya. Kembalilah ke Seoul, Yunho sangat khawatir padamu.
Yuri: “Mianhae aku tidak bisa oppa
Jessica: “Yuri-ya tolong antarkan pesanan ini ke meja 5!
Yuri: “Ne Sica!!!, Oppa aku sibuk sekarang permisi

***

Restaurant 22.00 pm

Heechul: “Yuri, kenapa kau pergi tanpa memberitahu Yunho dan aku?
Yuri: “Mianhae Oppa, aku hanya ingin Yunho oppa bahagia bersama AhRa
Heechul: “Lalu apa sekarang kau kira Yunho bahagia?
Yuri: “Tentu saja apa lagi? AhRa adakah gadis baik dan cantik, dia juga berasal bari keluarga yang baik apa lagi yang membuat Yunho Oppa sedih
Heechul: “KAU! Apa kau tahu beberapa hari ini dia seperti orang gila berkeliaran terus di salonku. Mukanya sudah seperti gelandangan. Berhari-hari di terus mencarimu dan rencana pernikahannya terbengkalai. Apa itu yang kau inginkan?
Yuri: “Oppa???
Heechul: “Yuri ikutlah pulang denganku
Jessica: “Maaf bolehkah aku menyela, aku rasa Yuri butuh istirahat disini.
Heechul: “Siapa kau? Kau tidak mengerti masalahnya. Kau hanya ikut campur saja
Jessica: “Aku sudah dengar ceritanya dari Yuri dan aku rasa aku yang lebih tahu Yuri daripada kau Tuan
Heechul: “Kau tahu apa! ini masalah rumah tangga orang
Jessica: “Oh y? kau juga orang lain dan kau tidak berhak ikut campur urusan mereka
Heechul: “mal kkori japjima! (jgn ptr balikkan perkataanku!)
Yuri: Kumohon Behenti!!! (BRUK)
HeeSica: “Yul!!!

***

Wedding Day

Yunho POV

Tuhan maukah kau kirimkan aku satu malaikat mautmu padaku? Aku ingin mati saja Tuhan. Kenapa kau tega memisahkan aku dengan Yuri? Tidakkah kau tahu bahwa aku sangat mencintainya? Kenapa aku disini? Memakai baju pengantin sial ini?
Yuri POV
Aku tertegun di gereja ini, hari ini di sini Yunho Oppa akan menikah. Aku duduk di kursi paling belakang bersama Jessica sedangkan Heechul Oppa duduk di kursi paling depan. Aku tidak mau duduk di depan karena aku tidak akan sanggup melihat Yunho Oppa bersumpah setia untuk kedua kalinya. Acara pemberkatan sudah dimulai pengantin pria sudah berdiri di altar dan pengantin wanita terlihat begitu cantik dibalut gaun pengantin. Dan Pastor bertanya “Apakah kau Jung Yunho bersedia menerima Go Ah Ra sebagai istrimu baik sehat sakit kaya miskin suka maupun duka? YA. “Dan bagaimana denganmu Go Ah Ra? YA aku bersedia. Air mataku mengalir deras ketika mereka mengucapkannya, aku merasa bagai badan tanpa jiwa. Yunho Oppa bukan lagi milikku, dia telah menjadi suami orang lain.

***

Yuri POV

Malam ini adalah malam resepsi Yunho dan AhRa aku datang bersama Sica dan Tae Woo, dokter yang ku kenal Di Pulau Jeju. Yunho oppa terlihat sibuk meyalami para tamu. Sica pergi menambil makanan, sedang disini aku bersama Tae Woo duduk di sebuah bangku tamu. Aku mengarahkan pandangan mataku menuju arah Yunho Oppa. Dan tiba-tiba mata kami bertaut, namun aku menggandeng tangan Tae Woo dan mengajakknya menuju tempat Yunho. Aku meyalami Yunho oppa dan mengucapkan selamat padanya dan aku memperkenalkan Tae Woo sebagai pacarku dan mengatakan kami akan menikah dan aku berpesan padanya agar dia menjaga dan mencintai AhRa. Yunho Oppa tamapak terkejut dia menarikku ke taman di luar resepsi. Dia meminta penjelasanku sekali lagi. “Oppa lupakanlah aku, aku sudah bahagia dengan pria lain aku sudah melupakanmu, kau juga sudah memiliki AhRa. Kau pasti bahagia bersamanya. Dan oppa tolong janganlah mencariku lagi karena aku sudah behagia dengan Tae Woo OPPA!!!. Aku pun pergi meninggalkan Yunho Oppa yang masih mematung

Yunho POV

“Aku mematung mendengar kata-kata Yuri. Ini pasti mimpi. Ya mimpi,,,aku akan mencubit diriku. Sakit!! Ini bukan mimpi. Yuri tadi mengatakan bahwa dia ingin melupakanku. Yuri kenapa kau cepat berubah??? Kau tidak tahu betapa aku mencintaimu? Bahkan saat aku membaca sumpah setia tadi, aku membayangkan kenangan saat kita menikah dulu. Yuri. Kenapa kau tega melupakan aku dan memilih lelaki itu? Kenapa YURI???

Heechul POV

Maafkan aku Yunho. Tapi aku rasa ini lah yang terbaik saat ini. Sekali lagi maafkan aku Yunho. Aku bukan sahabat yang baik. Aku sudah berjanji pada Yuri untuk merahasiakan semuanya padamu

***

Restaurant, Jeju Island, 23.00 pm (1 month after the wedding end)

Jessica: “Yul istirahatlah dulu, kau kan sedang hamil muda
Yuri: “Sudhlah Sica aku tidak apa-apa
Hyoyeon: “Benar Yuri kau harus istirahat, kata nenekku orang yang hamil muda tidak boleh terlalu lelah. Masa sekarang sangat bahaya kalau kau tidak hati2 menjaga bayimu.
Yuri: “Aduh, Hyo kau ini terlalu berlebihan, aku kan sudah mium obat. Kau masak sajalah untukku.
Tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka…….
Jessica: “Annyeong….wah ada TaeWoo oppa. Tumben malam-malam. Mau pesan apa dokter?
TaeWoo: “Ia tadi banyak sekali pasien aku jadi harus lembur. Aku mau pesan menu yang biasa. Ah Hyoyeon kau harus masak yang enak ya. Yuri kau masih suka mual?
Yuri: “Tidak kok, berkat obat yang kau berikan aku jadi lebih baik.
TaeWoo: “Baguslah kalau begitu, apa kau sudah makan. Kau ini hamil tapi tubuhmu kurus sekali
Jessica: “Dia memang begitu Oppa, dia susah sekali makan. Aku juga sudah sering memaksanya.
TaeWoo: “Hey Yuri kau harus sering-sering makan kasian bayimu nanti kurus kering seperti ibunya
Hyoyeon: “Pesanan siap. Silahkan makan, aku juga sudah siapkan makanan untuk kalian berdua. Mumpung restoran sepi, ayo kita makan!

Yuri POV

Aku makan malam setelah restoran Jessica tempatku bekerja tutup. Disini ada aku Sica, Hyoyeon koki restoran, dan TaeWoo pelanggan setia kami. TaeWoo, kau tau laki-laki ini, bagai malaikat untukku saat ini. Bukan karna dia bisa menggantikan Yunho Oppa dihatiku namun dia telah memberikanku suatu kabar yang sangat menggembirakan. Bertepatan saat hari dimana aku meninggalkan Yunho oppa yang masih mematung atas perkataanku. Aku berlari menahan air mataku agar tidak jatuh. Tiba-tiba aku merasa kepalaaku pusing dan mual namun aku abaikan. Bberapa hari kemudian aku kembali ke Jeju bersama Sica dan TaeWoo. Di dalam perjalanan aku terus menahan mual. Dan akhirnya setelah sampai di rumah Sica aku segera menuju toilet dan muntah. Sica segera menelpon TaeWoo. Dan Sica mengantarku ke tempat praktek TaeWoo. Beberapa saat kemudian TaeWoo mengucapkan selamat kepadaku “Selamat Yuri kamu hamil”. Kata yang menurutku tidak akan pernah diucapkan lagi oleh dokter manapun. Betapa tidak dokter ahli di Seoul sudah mevonis aku tidak bisa hamil lagi pasca keguguran itu. Dan vonis itu terbantahkan oleh seorang dokter bernama Kim Tae Woo. Aku berniat memberi tahu Yunho Oppa namun spertinya kesempatan itu sudah tidak mungkin kudapatkankan kembali sejak hari “itu”
***
TBC……………….

Everlasting Wife Part 2

Everlasting Wife
TITTLE: Everlasting Wife
CAST: Yuri, Yunho, Go Ah Ra
OTHER: Jessica - Heechul – Kim Tae Woo -Nickhun

***

Bedtime…..
Yuri: “Oppa boleh aku bicara?
Yunho: “Um apa?
Yuri: “Apa kau mencintaiku?
Yunho: “Apa yang kau katakan? KWON YURI SARANGHAEYO!
Yuri: “Lalu apa aku boleh minta sesuatu?
Yunho: “Apa? Ciuman sebelum tidur?
Yuri: “Menikahlah lagi, menikahlah dengan gadis pilihan appa!
Yunho: “Sudahlah jangan bercanda. Aku kan sudah punya kau untuk apa aku menikah lagi?
Yuri: “i go jang nani anindae! (ini bkan bercanda tau!). Menikahlah dan berikan appa dan amma cucu. Aku rela (menangis)
Yunho: “anio (tidak)! Aku tidak ingin menikah lagi. Satu-satunya wanita yang ingin aku nikahi hanyalah kau Kwon Yuri! Kau akan selamanya menjadi Nyonya Jung Yuri!!
Yuri: “jaseyo (tolong) oppa. Jangan buat aku semakin bersalah pada appa dan amma, juga padamu…Setidaknya berikanlah aku kesempatan untuk membahagiakanmu oppa, kau sudah lama ingin menjadi ayah kan? Sekaranglah saatnya.
Yunho: “………hajiman (tapi)
Yuri: “Oppa saranghaeyo.

***
Appa: “Perkenalkan ini adalah anakku Jung Yunho
Pak Go: “Wah dia sudah besar ya. Kenalkan ini anakku yang paling bungsu Go Ah Ra
Hahaha mreka kelihatan serasi sekali.
Appa: “Ah ia, Yunho ayo ajak Ah Ra berkeliling
Yunho: “Ne appa

Taman……

AhRa: “annyong haseo (apa kabar) Ireum-i mwoyeyo? (siapa namamu?)
Yunho: “Tadi kan appa sdh bilang, kau tuli ya?
AhRa: “Tadi kan di kenalin orang lain bukan langsung.
Yunho: “Sama saja
AhRa: “Ya Beda. Kita kan akan menikah jadi kita harus mengenal pribadi masing-masing. Un neoreul oppa? (blehkah sy pggl kmu kk?)
Yunho: “anio!!!!
Yunho Flashback POV
Hari ini Yuri sangat cantik. Tadi pagi dia memakai baju pengantin dan mengucapkan janji suci di pelaminan bersamaku. Kini ia sudah jadi milikku. Kekasih yang sangat aku cintai. Ini adalah malam pertamaku dan Yuri. Dan untuk pertama kalinya dia memanggilku dengan sebutan “Oppa”. Sebutan yang sangat tabu diucapkan Yuri ketika kami masih pacaran dulu. Alasannya karena sekarang aku adalah miliknya dan tidak ada lagi wanita lain yang akan memnggilku dengan “oppa” mulai detik ini.
Yunho Flashback POV end
AhRa: “Pelitttt

***
Yuri: “Heechul Oppa bagaimana hari ini?
Heechul: “Ah kau Yuri. Kau ini ku dengar Yunho akan menikah lagi ya?
Yuri: “Ya dia akan menikah lagi. Appa yang menjodohkannya dengan anak sahabatnya
Heechul: “Kau gila ya Yuri??? Kenapa kau biarkan suamimu menikah lagi?
Yuri: “Sudahlah oppa aku malas membahasnya (menangis)
Heechul: “Yul….

***

Yunho POV
“Aku memandangi wajah Yuri yang tertidur di sampingku. Matanya sembab. Ah aku menyesal kenapa aku menerima permintaan bodohnya. Ah aku bingung benarkah apa yang aku lakukan. Yuri maafkan aku.
Yuri POV
“Sudah seminggu ini tunangan Yunho datang ke rumahku. Dia wanita yang sangat cantik. Dia masih belum tahu kalau aku ini adalah istri Yunho. Aku hanya dikira sebagai pembantunya. Aku hanya bisa tersenyum tiap kali jika ia dan Yunho sedang bersama namun jauh di dalam hatiku aku merasakan ada api yang makin lama makin membesar. Hatiku seperti tercabik-cabik melihat hal ini. Aku melihat Yunho bersama Ahra pikiranku kembali terbang pada saat indah kami dulu. Dan itu membuatku selalu ingin menangis. Aku ingin mati saja rasanya. Selama ini aku hanya bisa bercerita pada Heechul oppa saja. Dia adalah kakak kelasku di Universitas. Kami lalu sepakat membuka salon bersama. Heechul oppa lalu memperkenalkanku dengan Jung Yunho suamiku kini. Dulu bahkan aku dan Yunho adalah musuh bebuyutan di Universitas, namun lambat laun rasa benci itu perlahan berubah menjadi rasa cinta yang sangat besar. Sudah 11 tahun aku bersama Yunho oppa, 2 tahun pacaran dan 9 tahun pernikahan. Dan tentu sudah tidak terhitung lagi berapa banyak kenangan indahku bersamanya. Dan mungkin ini adalah akhir kenanganku bersamanya. Kini aku yang harus mengalah.

***

Engagement Day…..

Yunho POV

“Aku paling tidak menginginkan hari ini. Biasanya aku selalu ingin agar hari terus berputar agar aku bisa melihat wajah Yuri. Memang hari ini aku bisa melihat wajah Yuri, wajahnya yang cantik semakin cantik dengan gaun putih yang kuberikan. Namun hal itu menjadi buruk karena aku tidak menggandeng Yuri melainkan seorang wanita lain yang tiba-tiba saja datang dan memisahkan aku dan Yuri. Hari ini adalah hari pertunanganku dengan AhRa wanita pilihan appa. Wanita yang cerewet, manja, dan menyebalkan. Arrrrrrgggggghhhhhh Yuri aku benar2 ingin mengatakan SARANGHAEYO padamu.

Yuri POV

“Yunho oppa sangat tampan hari ini. Tapi kali ketampanannya bukan untukku. Hari ini adalah hari pertunangannya dengan Ah Ra. Aku berdiri disini disamping kedua orang tua Yunho dan seolah-olah aku menjadi saudaranya. Dari jarak yang sedekat ini aku juga melihat Yunho oppa memasangkan cincin di jari manis Ah Ra. Hatiku seperti ditusuk duri yang paling tajam sedunia. Mataku serasa digenangi oleh air yang sangat banyak dan siap tumpah saking banyaknya. Amma dan appa tampak sangat bahagia dengan pertunangan ini. Beribu kali mereka mengucapkan terima kasih padaku karena telah merelakan Yunho oppa. Setelah upacara pertunangan selesai akau menghampiri Yunho oppa “chukahamnida (selamat) oppa selamat ya kalian terlihat sangat serasi. “Terima kasih onnie,,,ini semua berkat kau”, Ah Ra menanggapi kata-kataku. Memang selama ini akulah yang memberitahunya tentang kebiasaan Yunho. Dan selalu membiarkan mereka bersama. Ah Ra bahkan menganggapku sebagai kakak bukan sebagai musuh yang harus ditakuti dan diwaspadai. Aku merasa air mataku menetes, segera aku pamit pada mereka berdua. Di taman aku menangis lagi. Dan Heechul oppa kembali menatapku dengan iba.

***

AhRa: “Kumohon Onnie, tinggalkanlah Yunho oppa karena sebentar lagi kami akan menikah. Dan aku tidak ingin pernikahan kami batal hanya gara-gara dia selalu mengingatmu onnie.
Yuri: “AhRa…….Baiklah tapi tolong izinkan aku menghabiskan 1 hari saja bersama Yunho dan aku berjanji akan menganggu hidup kalian lagi.

Yuri POV

“Inilah hal yang paling ku takutkan, pagi tadi AhRa datang ke rumahku dan Yunho. Entah darimana dia tahu bahwa aku adalah istri Yunho. Dan itu lah yang dikatakan AhRa padaku. “Tinggalkan Yunho Oppa”. Kata itu terus berputar di kepalaku, seperti sebuah kaset yang terus diulang-ulang. Walau aku sadar, akan lebih baik kalau AhRa mengetahui hal ini lebih awal namun kenyataan pahit yang pada akhirnya harus kuhadapai membuat aku semakin kehilangan keteguhanku. Bagaimana aku dapat Meninggalkan Yunho Oppa???!!!!!

Yunho POV

“Entah kenapa Yuri menjadi sangat aneh pagi ini. Ia ingin terus berada di dekatku. Dia bahkan menyuruhku agar tidak masuk perusahaan hari ini. Tapi hal ini tentu saja membuatku senang, karena waktu bertemuku dengan Yuri sudah sangat jarang. Tentu saja karena kesibukanku dengan masukknya perusahaan AhRa sebagai pemegang saham baru dan ditambah lagi dengan AhRa yang selalu mampir kerumahku. Ah aku benci sekali dengannya. Tapi syukurlah dia sekarang tidak datang sehingga aku bebas menikmati hari2 ku dnegan Yuri. Aku rasa hari ini dia sangat berbeda. Ah ya dia berdandan yang sangat cantik sekali. Kami bejalan-jalan ke kawasan pedesaan dan berhenti di sebuah danau yang sangat indah. Kami menghabiskan waktu ini bersama seolah waktu tidak akan memisahkan kami lagi. Aku kembali merasakan cinta yang selama ini hilang dan aku kembali merasakannya dengan Yuri. Tuhan aku mohon jangan buat hari ini jadi yang terakhir untuk kami.
TBC…………….

Everlasting Wife Part 1

Everlasting Wife Part 1
Everlasting Wife

TITTLE: Everlasting Wife
CAST: Yuri, Yunho, Go Ah Ra
OTHER: Jessica - Heechul – Kim Tae Woo -Nickhun

***
Seorang pria dan 2 temannya mondar- mandir di depan ruang bersalin Rumah Sakit. Mimik wajah pria itu terlihat sangat tegang dengan mata yang berair. Sesekali ia terlihat berdoa memohon agar istrinya selamat. Ooeek….ooeek…Ooeek suara bayi membuyarkan doa sang pria. Si pria mencoba menempelkan telinganya di dinding kaca ruang bersalin tersebut. Suara bayi. Jantungnya berdegup kencang. Sekali lagi ia mencoba mendengarkan dengan seksama dan yang terdengar hanya suara bayi.
Dokter: “Selamat Tuan anda baru saja menjadi seorang ayah. Istri anda melahirkan bayi yang sangat cantik dan tampan. Ini adalah suatu mukzijat istri dan anak anda bisa bertahan sampai hari ini.
Yunho: “Benarkah dokter? Bisakah saya masuk ke dalam melihat keadaan istri saya?
Dokter: “Tentu saja boleh. Mari, saya juga akan langsung mengantarkan istri anda ke kamar VIP
Yunho: “Terima kasih Dok.

***
Kamar VIP

Yunho: “Yuri, apakah kau baik – baik saja? Selamat hari ini kau sudah menjadi ibu (sambil mengecup kening istrinya)
Yuri: “Iya q tidak apa-apa oppa, selamat hari ini oppa menjadi ayah. Apa oppa sudah memberitahu appa dan amma tentang cucu mereka?
Yunho: (tersenyum menahan tangis) “Appa dan amma, aku belum memberitahu mereka tapi mereka pasti akan bahagia. Terutama appa, ia pasti akan jingkrak2. (tersenyum) Mana anak ayah,,,,aduh lutuna kalian sangat mirip dengan aku. Hidungnya, matanya, semuanya, mreka sangat mirip denganku.
Yuri: (Ketawa liyat suaminya narsis). Oppa kalo semuanya mirip denganmu lalu apanya yang mirip denganku?
Yunho: “Senyumnya sangat mirip denganmu ♥♥
Yuri: (Pipinya memerah) “Hahahahah kau ada2 saja oppa seandainya aku bisa mengandung 10 tahun yang lalu mungkin aku bisa menjaganya lebih lama.
Yunho: Sudahlah,,,,kau sudah menjadi ibu yang kuat seharusnya akulah yang harusnya disalahkan atas semua ini (memeluk Yuri dengan mata berkaca – kaca)

***

Flasback:

Yunho: “Yuri…..Yuri…..Yuri!!!!! bangun!!!!
Yuri: “Oppa!!! aku bertemu Yoona!!! dia begitu mungil dan lucu. Semuanya yang ada padanya sangat mirip sepertimu. Oppa dia tersenyum manis sekali. Aku sangat ingin memeluknya (menangis)
Yunho memeluk istri yang telah 9 tahun dinikahinya itu. Istrinya bermimpi lagi, mimpi yang sama yang terus menghantui dan membebani pikiran istri tercintanya itu. 2 tahun lalu Yuri mengalami keguguran dan peristiwa itu membuat Yuri sangat depresi. Dan semenjak keguguran itu dokter memvonis bahwa Yuri tidak bisa memberikan keturunan lagi bagi Yunho. 2 tahun juga nampaknya tidak cukup bagi Yuri untuk melupakan bayinya yang telah pergi. Hampir setiap malam mimpi ia selalu bermimpi tentang bayinya Yoona. Dan yang paling menyakitkan adalah Yuri harus mengubur keinginannya dalam-dalam untuk menjadi ibu.

***
Yunho: “Ada apa appa amma, tumben kalian mengunjungiku. Maaf Yuri sedang pergi belanja
Appa: “Yunho,,,,kau tahu kan kami sudah tua, dan umur kami sudah tidak muda lagi, kami sangat ingin menimang cucu
Yunho: “Tapi appa kan tahu kalau Yuri sudah tidak bisa mengandung lagi
Appa: “Appa tahu Yunho, kedatangan appa kali ini ingin agar kau menikah lagi dengan anak teman lama appa. Appa pernah berhutang nyawa dengan dia waktu appa hampir mati di Korea Utara dulu. Bahkan sebenarnya kau sudah appa jodohkan dengan anaknya sebelum kau menikah. Yunho tolong appa hanya kau harapan appa, appa ingin membalas hutang appa padanya. Kau anak appa satu-satunya, appa ingin agar kau mempunyai penerus yang merupakan darah dagingmu nantinya. Appa tidak ingin garis keturunan keluarga Jung hilang!!!!!
Yunho: “Apa?????!!!!!! Appa benar2 sudah gila? Aku sudah menikah dengan Yuri. Apa appa pernah berfikir bagaimana perasaan Yuri selama ini? Dia sangat menyayangi appa. Kenapa appa tega melakukan ini.
Amma: “Yunho tenanglah. Appamu benar, semua orang juga terpukul dengan masalah Yuri. Tapi kita juga harus berusaha, bila kita terus menerus terpuruk kita tidak akan dapat melangkah. Apa kau ingin tidak bisa menjadi ayah selamanya?????
Yunho: “Amma…..kau setuju dengan appa???? Kalian kenapa???? Kenapa seenaknya kalian menentukan hidupku??? Yuri adalah wanita yang sangat aku cintai kenapa kalian tega melakukan ini.
Appa: “Yunho!!!! Tolong jangan egois, kami sudah menunggunya slama 9 tahun. Umur kami juga sudah tidak lama lagi, apa kau tidak ingin membahagiakan kami???? Dan lagi kau masih tetap bisa bersama Yuri, kami tidak pernah mengatakan bahwa kau harus menceraikan Yuri.
Yunho: “KELUAR!!!!
Amma: “Yunho????!!!
Yunho: “Kumohon KELLUUAARR!!!

***

Kata-kata ayah Yunho masih terngiang di benak Yuri, tadi siang secara tidak sengaja Yuri mendengarkan percakapan Yunho dan kedua orang tuanya. Yuri sangat mengerti keinginan mertuanya. Bahkan ia sangat ingin mewujudkan keinginan itu, namun apa daya takdir berkata lain. Kesempatan itu telah hilang.
Yuri POV
“Benarkah kata appa tadi. Dadaku serasa remuk mendengarnya. Appa dan amma mengutarakan rasa kecewanya padaku. Pada wanita yang tidak bisa memberi mereka seorang cucu. Aku juga melihat ekspresi Yunho. Betapapun dia menutupi kesedihannya, aku tetap dapat membaca perubahan wajahnya belakangan ini. Dia sangat terpukul, padahal aku dengan egois selalu merasa bahwa aku yang paling SAKIT atas kenyataan ini. Yunho bahkan rela mengusir kedua orang tua yang telah merawatnya. Kedua orang tua yang juga telah aku anggap sebagai orang tua kandungku selama 9 tahun ini, demi menunjukkan rasa cintanya padaku, pada wanita yang selalu membuatnya kecewa. Aku harus melakukan sesuatu! Sudah cukup aku yang selau dijaganya. Sekarang aku yang harus memberi kbahagiaan untuknya

***


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...